Banyaknya pesaing produk yang dijual dipasaran dan juga selera masyarakat yang ada disekeliling kita, dalam keseharian tak terlepas dari yang namanya jual-beli. Biasanya produk dibeli berdasarkan perilaku konsumen. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Ketika memutuskan akan membeli suatu barang atau produk, tentu Anda sebagai konsumen selalu memikirkan terlebih dahulu barang yang akan Anda beli. Mulai dari harga, kualitas, fungsi atau kegunaan barang tersebut, dan lain sebagainya. Kegiatan memikirkan, mempertimbangkan, dan mempertanyakan barang sebelum membeli merupakan atau termasuk ke dalam perilaku konsumen. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, perilaku konsumen sangat erat kaitannya dengan pembelian dan penjualan barang dan jasa. Tentu sebagai konsumen anda tidak ingin salah membeli.
Jumlah produsen atau penjual di pasar ini sangat banyak, namun barang yang diproduksi oleh masing-masing produsen memiliki keunikan tersendiri yang membedakan dengan barang lainnya di dalam pasar. Misalnya; teh, air mineral, nugget, eskrim, dan lain sebagainya. Disini akan terlihat dari beberapa orang yang memilih barang dengan merek teretentu. Saya mengambil sampel makanan dan minuman dan perbedaan satu yaitu facial wash.
1. Es Krim
Siapa disini yang tidak menyukai
eskrim? Hallo penyuka es krim? Well, dapat dikatakan bahwa es krim
merupakan menu makanan yang disukai oleh orang dari segala usia. Mulai dari
anak kecil hingga orang dewasa pasti hampir semuanya menyukai es krim. Rasanya
yang manis, dingin dan pekat, serta teksturnya yang lembut selalu dicari oleh
banyak orang di kala panas.
Es krim adalah sebuah makanan beku
dibuat dari produk susu seperti krim (atau sejenisnya), digabungkan dengan
perasa dan pemanis. Campuran ini didinginkan dengan mengaduk sambil mengurangi
suhunya untuk mencegah pembentukan kristal es besar.
Karena pembuatannya yang membutuhkan
waktu, Saat ini, kita sudah bisa dengan mudahnya menemukan es krim. Mulai dari
abang keliling, mini market, hingga di kafe mewah kawasan pusat perbelanjaan
terdapat es krim dengan berbagai macam varian. Selain itu, penyajian es krim
juga sudah lebih bervariatif dan menggugah selera. Mulai dari kombinasi es krim
dengan waffle, pancake, kue, atau bahkan minuman rasanya yang manis dan beku
serta dinikmati pada saat nyantai. Tak terlepas dari itu, banyak merek eskrim
yang dijual dengan harga murah sehingga diminati oleh beberapa kalangan
masyarakat Indonesia seperti halnya wall’s , aice, glico wings.
Siapa yang tidak mengenal Wall’s?
Wall's adalah merek makanan asal Inggris
yang mencakup produksi daging dan es krim yang dimiliki oleh Unilever.
Perusahan ini didirikan di London pada tahun 1786 oleh Terence Banyard,
diakuisisi pada tahun 1922 oleh Lever Brothers, yang menjadi bagian dari
Unilever pada tahun 1930. Pada suatu musim panas, demi menghindari PHK akibat
pelemahan pangsa pasar daging sebagai produk intinya, Wall's memproduksi
berbagai es krim pada tahun 1922. Unilever menjual produk daging dan lisensi
untuk menggunakan merek Wall's seperti di Britania Raya pada tahun 1996 untuk
Kerry Group. Wall's itu sendiri kini sebagai inti dari bisnis es krim global
dari Unilever Heartbrand. Penggunaan merek dagang Wall's digunakan saat ini di
Tiongkok, Hong Kong, India, Indonesia, Yordania, Lebanon, Malaysia, Maldives,
Mauritius, Pakistan , Filipina, Qatar, Arab Saudi, Spanyol, Singapura, Sri
Lanka, Thailand, Uni Emirat Arab, dan Vietnam.
Macam-macam eskrim wall’s:
- Series magnum
- Paddle pop
- Cornetto
- Selection
Ternyata, para pecinta wall’s mereka
serentak sebagian besar memberikan alas an karena rasanya yang enak dan banyak
varians rasa gak hanya itu harga eskrim wall’spun sangat terjangkau mulai dari
harga Rp.3.000,00. sampai harga cup eskrim yang lumayan besar dengan harga
kurang lebih Rp.30.000,00. Dapat disimpulkan masyarakat memilih eskrim dengan
melihat kualitas dari produk tersebut, Pt. Unilever ini sangat pandai membuat
setiap prosuk-prosuk yang diluncurkannya, dari bangun tidur hingga tidur lagi
tak terlepas dari produk unilever.
Komposisi eskrim yang dibuat:
Air, gula pasir, padatan susu
(bubuk whey, susu skim bubuk), sirup glukosa, minyak nabati, maltodekstrin,
coklat bubuk, puree stroberi, penstabil nabati, pengemulsi (nabati), perisa
identik alami (vanila, coklat, stroberi), pewarna karmoisin, CI 14720,
tartrazin CI 19410, kuning FCF CI 5985. Dapat mengandung kacang kacangan dan
protein kedelai.
Manfaat dari eskrim:
Beragam jenis es krim yang dibuat
menggunakan susu memiliki kandungan manfaat kalsium serta nutrisi yang dapat
digunakan untuk meningkatkan energi pada tubuh serta memperkuat tulang. Dengan
tulang kuat serta energi yang cukup tentu kita dapat menjalankan
aktivitas-aktivitas harian menjadi lebih lancar dan pastinya gak akan patah
tulang.
Sebenarnya kalau ada yang bilang, kalau
kita makan es krim bisa jadi gendut, itu gak sepenuhnya benar. Kalau kita
mengkomsumsinya secara berlebihan, ya, mungkin saja berat badan kita akan jadi
naik. Tetapi jika masih dimakan dalam porsi yang normal, kemungkinannya sangat
kecil untuk menjadi gendut. Apalagi, kontribusi energi dan lemak dalam es krim
pada tubuh sangatlah kecil.
Satu takaran es krim hanya memberikan
kontribusi energi sebesar 10 persen dari total kebutuhan tubuh dan 15 persen
lemak dari total kebutuhan tubuh per hari. Es krim juga tidak akan membuat
tubuh gemuk kalau kita gak nambahin topping pemanis secara berlebihan, seperti
karamel, cokelat, biskuit, marshmallow atau whipped cream. Jadi, tenang saja!
Selama dikonsumsi secara tidak berlebihan, es krim gak bikin gendut kok ladies.
Kaya akan gizi
Es krim memiliki banyak sekali gizi
yang terkandung di dalamnya. Hal ini terkait dengan bahan-bahan yang terkandung
di dalam es krim yaitu kalori serta protein serta berbagai jenis vitamin yang
lain. Jadi ternyata es krim sangat baik untuk tubuh kan.
Meskipun juga dituliskan kandungan gizi yang terkandung, yaitu :
Tahukah Anda bahwa 50% lebih tubuh kita ini terdiri dari air? Tanpa adanya air, kita tidak bisa menjaga suhu tubuh normal, melumasi sendi, atau membuang zat yang tidak terpakai dalam tubuh melalui keringat, urin, dan air besar.
KISAHNYA
Aqua adalah sebuah merek air minum dalam kemasan (AMDK) yang diproduksi oleh PT Aqua Golden Mississippi di Indonesia sejak tahun 1973. Selain di Indonesia, Aqua juga dijual di Malaysia, Singapura, dan Brunei. Aqua adalah merek AMDK dengan penjualan terbesar di Indonesia dan merupakan salah satu merek AMDK yang paling terkenal di Indonesia, sehingga telah menjadi seperti merek generik untuk AMDK. Saat ini, terdapat 14 pabrik yang memproduksi Aqua dengan kepemilikan berbeda-beda (3 pabrik dimiliki oleh PT Tirta Investama, 10 pabrik dimiliki oleh PT Aqua Golden Mississippi, dan pabrik di Berastagi, Sumatra Utara dimiliki oleh PT Tirta Sibayakindo).
Aqua untuk saat ini merupakan market leader dalam medan persaingan berbagai produk air mineral di Indonesia. Posisinya yang kuat disebabkan oleh faktor Aqua sebagai produk air mineral yang pertama kali hadir di Indonesia serta strategi promosi dan pemasaran yang gencar. Metode promosi yang digunakan adalah terutama melalui iklan di media elektronik dan cetak, mensponsori berbagai acara, serta instalasi iklan billboard secara luas.
Dalam pemasarannya, grup distribusi Aqua memiliki jaringan distribusi air mineral yang terluas di Indonesia, yang mana menembus sampai hampir ke setiap sudut kepulauan. Jumlah titik stok (gudang) semakin diperbanyak secara agresif sejak tahun 2005, sehingga mampu menyediakan penetrasi pasar yang lebih luas melalui rantai suplai dan penghantaran. Gudang stok ditempatkan pada area-area yang memiliki outlet retail yang banyak, termasuk pasar tradisional, sehingga setiap gudang dapat melayani masing-masing area geografis dalam waktu yang sesingkat mungkin.
Awal pendirian
PT Aqua Golden Mississippi didirikan pada tahun 1973 di Indonesia. Ide mendirikan perusahaan AMDK timbul ketika Tirto bekerja sebagai pegawai Pertamina pada awal tahun 1970-an dan pegawai Petronas pada awal dekade 1980-an. Ketika itu Tirto bertugas menjamu delegasi sebuah perusahaan Amerika Serikat. Namun jamuan itu terganggu ketika istri ketua delegasi mengalami diare yang disebabkan karena mengonsumsi air yang tidak bersih. Tirto kemudian mengetahui bahwa tamu-tamunya yang berasal dari negara Barat tidak terbiasa meminum air minum yang direbus, tetapi air yang telah disterilkan.
Ia dan saudara-saudaranya mulai mempelajari cara memproses air minum dalam kemasan di Bangkok, Thailand. Ia meminta adiknya, Slamet Utomo untuk magang di Polaris, sebuah perusahaan AMDK yang ketika itu telah beroperasi 16 tahun di Thailand. Tidak mengherankan bila pada awalnya produk Aqua menyerupai Polaris mulai dari bentuk botol kaca, merek mesin pengolahan air, sampai mesin pencuci botol serta pengisi air, karena di Indonesia sama sekali tidak ada. Atasan Tirto, Ibnu Sutowo juga mengatakan: "Aneh Tirto iki, banyu banjir kok diobokke dalam botol".
Tirto mendirikan pabrik pertamanya di Pondok Ungu, Bekasi, dan menamai pabrik itu PT Golden Mississippi dengan kapasitas produksi enam juta liter per tahun. Tirto sempat ragu dengan nama PT Golden Mississippi yang meskipun cocok dengan target pasarnya, ekspatriat, tetapi terdengar asing di telinga orang Indonesia. Sebelum bernama Aqua, dahulu bernama Puritas (nama lain dari Pure Artesian Water), yang berlogo daun semanggi. Tetapi, Eulindra Lim, mengusulkan untuk menggunakan nama Aqua karena cocok terhadap imej air minum dalam botol serta tidak sulit untuk diucapkan. Ia setuju dan mengubah merek produknya dari Puritas menjadi Aqua pada bulan Oktober 1974, karena kata Puritas sulit diucapkan. Dua tahun kemudian, produksi pertama Aqua diluncurkan dalam bentuk kemasan botol kaca ukuran 950 ml dengan harga jual Rp. 75, hampir dua kali lipat harga bensin yang ketika itu bernilai Rp.46/liter.
Perkembangan dan akuisisi oleh Danone
Pada tahun 1982, Tirto mengganti bahan baku (air) yang semula berasal dari sumur bor ke mata air pegunungan yang mengalir sendiri (self-flowing spring) karena dianggap mengandung komposisi mineral alami yang kaya nutrisi seperti kalsium, magnesium, potasium, zat besi, dan sodium.
Willy Sidharta, sales dan perakit mesin pabrik pertama Aqua, merupakan orang pertama yang memperbaiki sistem distribusi Aqua. Ia memulai dengan menciptakan konsep delivery door to door khusus yang menjadi cikal bakal sistem pengiriman langsung Aqua. Konsep pengiriman menggunakan kardus-kardus dan galon-galon menggunakan armada yang didesain khusus membuat penjualan Aqua secara konsisten menanjak hingga akhirnya angka penjualan Aqua mencapai dua triliun rupiah pada tahun 1985.
Pada tahun 1984, pabrik Aqua kedua didirikan di Pandaan, Jawa Timur sebagai upaya mendekatkan diri pada konsumen yang berada di wilayah tersebut. Setahun kemudian, terjadi pengembangan produk Aqua dalam bentuk kemasan PET 220 ml. Pengembangan ini membuat produk Aqua menjadi lebih berkualitas dan lebih aman untuk dikonsumsi.
Pada tahun 1995, Aqua menjadi pabrik air mineral pertama yang menerapkan sistem produksi in-line di pabrik Mekarsari. Pemrosesan air dan pembuatan kemasan Aqua dilakukan bersamaan. Hasil sistem in-line ini adalah botol Aqua yang baru dibuat dapat segera diisi air bersih di ujung proses produksi, sehingga proses produksi menjadi lebih higienis.
Pada tahun 1998, karena ketatnya persaingan dan munculnya pesaing-pesaing baru, Lisa Tirto sebagai pemilik PT Aqua Golden Mississipi sepeninggal suaminya Tirto Utomo, menjual sahamnya kepada Grup Danone pada 4 September 1998. Akusisi tersebut dianggap tepat setelah beberapa cara pengembangan tidak cukup kuat menyelamatkan Aqua dari ancaman pesaing baru. Langkah ini berdampak pada peningkatan kualitas produk dan menempatkan Aqua sebagai produsen air mineral dalam kemasan (AMDK) yang terbesar di Indonesia. Pada tahun 2000, bertepatan dengan pergantian milenium, Aqua meluncurkan produk berlabel Danone-Aqua.
Pasca akuisisi
Danone meningkatkan kepemilikan saham di PT Tirta Investama dari 40% menjadi 74%, sehingga Danone kemudian menjadi pemegang saham mayoritas Aqua. Aqua menghadirkan kemasan botol kaca baru 380 ml pada 1 November 2001.
Nugget adalah dagging yang dicincang ditambahkan bumbu dan adonan tepung kemudian dibentuk dan dibekukan lalu digoreng. Produksi nugget di Industri kini membuat pengguna semakin instan dalam memakai, ketika sedang lapar dapat langsung membelinya di pasar atau mini market terdekat. Instannya nugget yang dijual dipasaran sehingga membuat masyarakat membeli banyak stok untuk makana dirumah dan langsung digoreng.
PT Charoen Pokphand Indonesia mengembangkan bisnis di bidang industri pengolahan makanan berbahan baku ayam dengan membuka pabrik di daerah Cikande, Serang, yang merupakan salah satu pabrik pengolahan ayam termodern di Indonesia.
CP Food Indonesia dengan brand Fiesta dan Champ telah memperoleh penghargaan Top Brand yaitu:
TOP BRAND (2008, 2009, 2010)
CP Food Indonesia memiliki kantor cabang dengan nama PT Primafood International di Medan, Palembang, Banten, Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya.
Dengan kualitas produk yang baik, produk GOLDEN FIESTA, FIESTA, CHAMP, dan OKEY layak dijadikan makanan pilihan keluarga.
Komposisi :
Daging ayam
1. CHAMP Beef Ball
Sabun muka adalah salah satu produk penting yang bermanfaat untuk menghilangkan kotoran dan kulit mati serta menjaga kebersihan kulit. Ada berbagai sabun muka yang fungsinya disesuaikan dengan masalah kulit, misalnya mencegah jerawat, untuk kulit sensitif, bahkan sabun muka yang dibuat khusus pria.
Dapat disimpulkan ketika ingin menjual produk hal-hal yang harus diperhatikan seperti kualitas produk. ketika ingin membuka usaha makanan perhatikan rasa dari makanan yang akan dijual dan juga perhatikan apa minat yang sebagian kalangan sukai lihat peluang yang ada kemudian tambahkan ide kreatif untuk menarik pelanggan. ketika kualitas dari produk sudah terpikat maka akan timbul kepuasaan dari pelanggan dan tak hanya itu perhatikan juga harga yang akan dijual. Buatlah Produksi dengan biaya seminimal mungkin supaya harga yang dijual tidak terlalu mahal, karena masyarakat Indonesia lebih menyukai harga murah dan kualitas baik. Setelah produk tersebut laris teruslah berjualan dengan membuat varians-varians baru supaya produk tidak lenyap buat brand yang bisa memikat hati pelanggan maka dari itu dibutuhkan kreatifitas, ketika produk lama sudah tertinggal zaman harus segera membuat produk baru yang mengikuti perkembangan zaman. Bukan hanya dari segi penjualan makanan saja disini juga ada peneliti tentang sabun muka, nah sama saja sebetulkan kitapun harus tau apa yang dibutuhkan masyarakat bisa menggunakan sampling penyebaran kuesioner jika ingin membuat produk supaya lebih tau minat apa saja yang diinginkan.
Cukup sekian pemaparan yang saya buat, kurang lebihnya mohon maaf, TERIMAKASIH.
2. Teh
Teh adalah salah satu jenis minuman
yang populer di Indonesia. Di samping rasanya yang nikmat, teh juga mengandung
manfaat baik untuk tubuh. Apalagi teh memiliki beragam jenis yang bisa Anda
pilih dengan selera masing-masing. minuman yang mengandung kafeina, sebuah
infusi yang dibuat dengan cara menyeduh daun, pucuk daun, atau tangkai daun
yang dikeringkan dari tanaman Camellia sinensis dengan air panas. Teh yang
berasal dari tanaman teh dibagi menjadi empat kelompok: teh hitam, teh oolong,
teh hijau, dan teh putih.
Teh merupakan sumber alami kafeina,
teofilin, dan antioksidan dengan kadar lemak, karbohidrat atau protein
mendekati nol persen. Cita rasa sedikit pahit dari teh merupakan kenikmatan
tersendiri dari teh. Banyak sekali prosuk-produk yang dijual dipasaran. Pada
tahun belakangan siapa yang tidak mengenal thai tea? . atau bahkan penggemar
tai thea masih ada? . Nah, sebelum boomingnya thai tea banyak loh produk
kemasan tea instan yang dijual dan sudah laku. Seperti Teh botol, teh pucuk dan
Nuu Green Tea.
Disini yang saya amati ternyata banyak
yang memilih produk teh botol loh.. Simak penjelasan tentang teh botol kenapa
masyarakat lebih menyukainya.
SOSRO merupakan pelopor produk teh siap
minum dalam kemasan yang pertama di Indonesia. Nama SOSRO diambil dari nama
keluarga pendirinya yakni SOSRODJOJO. Tahun 1940, Keluarga Sosrodjojo memulai
usahanya di sebuah kota kecil bernama Slawi di Jawa Tengah. Pada saat memulai
bisnisnya, produk yang dijual adalah teh kering dengan merek Teh Cap Botol
dimana daerah penyebarannya masih di seputar wilayah Jawa Tengah. Tahun 1953,
Keluarga Sosrodjojo mulai memperluas bisnisnya dengan merambah ke ibukota
Jakarta untuk memperkenalkan produk Teh Cap Botol yang sudah sangat terkenal di
daerah Jawa Tengah. Perjalanan memperkenalkan produk Teh Cap Botol ini dimulai
dengan melakukan strategi CICIP RASA (product sampling) ke beberapa pasar di
kota Jakarta. Awalnya, datang ke pasar-pasar untuk memperkenalkan Teh Cap Botol
dengan cara memasak dan menyeduh teh langsung di tempat. Setelah seduhan
tersebut siap, teh tersebut dibagikan kepada orang-orang yang ada di pasar.
Tetapi cara ini kurang berhasil karena teh yang telah diseduh terlalu panas dan
proses penyajiannya terlampau lama sehingga pengunjung di pasar yang ingin
mencicipinya tidak sabar menunggu.
Cara kedua, teh tidak lagi diseduh
langsung di pasar, tetapi dimasukkan kedalam panci-panci besar untuk
selanjutnya dibawa ke pasar dengan menggunakan mobil bak terbuka. Lagi-lagi
cara ini kurang berhasil karena teh yang dibawa, sebagian besar tumpah dalam
perjalanan dari kantor ke pasar. Hal ini disebabkan pada saat tersebut jalanan
di kota Jakarta masih berlubang dan belum sebagus sekarang.
Akhirnya muncul ide untuk membawa teh
yang telah diseduh di kantor, dikemas kedalam botol yang sudah dibersihkan.
Ternyata cara ini cukup menarik minat pengunjung karena selain praktis juga
bisa langsung dikonsumsi tanpa perlu menunggu tehnya dimasak seperti cara
sebelumnya.
Pada tahun 1969 muncul gagasan untuk
menjual teh siap minum (ready to drink tea) dalam kemasan botol, dan pada tahun
1974 didirikan PT SINAR SOSRO yang merupakan pabrik teh siap minum dalam
kemasan botol pertama di Indonesia dan di dunia.
Model botol untuk kemasan Tehbotol
Sosro mengalami tiga kali perubahan yakni :
1. Botol Versi I
Dikeluarkan pada tahun 1970 dengan
merek TEHCAP BOTOL SOFT DRINK SOSRODJOJO
2. Botol Versi II
Dikeluarkan pada tahun 1972 dengan merek
TEH CAP BOTOL (dengan penulisan ”CAP” lebih kecil, sehingga orang lebih membaca
TEH BOTOL), selain itu Penulisan Soft Drink dihilangkan, dan tulisan TEH BOTOL
diganti dengan warna merah putih yang menggambarkan produk asli Indonesia.
Penulisan Sosrodjojo juga disingkat menjadi SOSRO dalam logo bulat merah.
3. Botol Versi III
Pada tahun 1974, terjadi perubahan
design botol yang ke-III. Design botolnya tidak seperti botol versi I & II.
Dengan bentuk botol yang baru dan perubahan pada penulisan merk TEHBOTOL SOSRO
pada kemasannya. Design botol ke-III ini diperkenalkan seiring dengan
didirikannya pabrik PT. SINAR SOSRO yang pertama di daerah Cakung, Jakarta.
Komposisi teh botol:
Sebenarnya komposisi dari produk teh
kotak untuk teh botol sosro juga tidak dijelaskan secara detil. hanya tertera
tulisan sebagai berikut :
Air, Ekstrak Teh Melati dan
Gula Water, Extract of Jasmine Tea and Sugar
Meskipun juga dituliskan kandungan gizi yang terkandung, yaitu :
NUTRITION FACTS
|
||||
Informasi
Nilai Gizi Takaran Saji 1 Kotak (250ml)
Nutrition
Facts Serving Size 1 Pack (250ml)
|
||||
Jumlah per saji
Amount Per Serving
|
||||
KALORI
85 CALORIES 85 KKAL KCAL
|
||||
% AKG* % DAILY VALUE*
|
||||
Lemak Total / Total Fat
|
0g
|
0%
|
||
Protein/ Protein
|
0g
|
0%
|
||
Trans Fat
|
0g
|
|||
Karbohidrat Total / Total Carbohydrate
|
21g
|
7%
|
||
Gula / Sugars
|
21g
|
|||
Natrium / Sodium
|
25g
|
1%
|
||
*Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2000
kkal. Kebutuhan energi anda mungkin lebih tinngi atau lebih rendah
* Percent Daily Values are based on a 2,000
calories diet. Your daily values may be higher or lower depending on your
calorie needs
|
||||
Dari 67 responden yang menjawab hanya
65 orang. Dapat disimpulkan produk Teh favorite dari 67 orang responden adalah
Teh Botol sebesar 43,1% sebanyak 28 orang dengan alasan karena The Botol lebih
enak , lebih menarik, kualitas nya tinggi, lebih terkenal dan harganya
terjangkau.
3. Air Mineral
Tahukah Anda bahwa 50% lebih tubuh kita ini terdiri dari air? Tanpa adanya air, kita tidak bisa menjaga suhu tubuh normal, melumasi sendi, atau membuang zat yang tidak terpakai dalam tubuh melalui keringat, urin, dan air besar.
Faktanya secara medis, tubuh kita
memerlukan air atau cairan yang berguna untuk memproses pencernaan, penyerapan
zat atau kandungan makanan untuk energi, sirkulasi darah atau pencernaan dan
lainnya, transportasi nutrisi, memproduksi cairan atau air ludah, serta
mempertahankan suhu tubuh.
Kita perlu banyak mengonsumsi air agar
tubuh tidak dehidrasi atau kekurangan air, yang bisa menyebabkan tubuh lemas,
otot lemah dan kram, tidak fokus, meningkatkan risiko kelelahan karena panas,
dan bahkan stroke!
Air putih dapat dikonsumsi dari air
yang ada dirumah, keran, sumur kemudin harus dimasak sampai bakterinya hilang,
namun karena terkadang orang-orang repot memasaknya banyak sekali produk air
putih yang dijual. Seperti aqua, le mineral,vit,addes, dll.
Dari 68 responden yang tidak menjawab
ada 1 orang, sisanya menjawab dengan pendapat masing-masing seperti mayoritas
dari responden yang memilih Aqua berpendapat bahwa mereka memilih produk
tersebut karena branding yang sudah melekat dan kualitasnya bagus, lalu untuk
mayoritas responden yang memilih Le Mineral berpendapat bahwa rasa Le Mineral
ada manis manis nya, sedangkan untuk Ades, Vit, dan Pristine mayoritas
berpendapat karena sudah terbiasa. Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa
produk Air Mineral yang paling di minati adalah Aqua dengan presentase sebesar
65,5% dengan alasan beragam diantaranya yaitu kualitas yang terjamin, lebih
mudah ditemukan, dan harga nya yang terjangkau.
AQUA yang sebenarnya adalah merek
produk air mineral telah menjadi terkenal dan menjadi branding air mineral di
Indonesia. Apapun mereknya, seolah2 kita akan menyebutnya AQUA..
Hal ini tentu tidak terlepas dari Kisah
Sukses AQUA yang berhasil menjadi no.1 dalam urusan air mineral dan air minum
di Indonesia.
KISAHNYA
Aqua adalah sebuah merek air minum dalam kemasan (AMDK) yang diproduksi oleh PT Aqua Golden Mississippi di Indonesia sejak tahun 1973. Selain di Indonesia, Aqua juga dijual di Malaysia, Singapura, dan Brunei. Aqua adalah merek AMDK dengan penjualan terbesar di Indonesia dan merupakan salah satu merek AMDK yang paling terkenal di Indonesia, sehingga telah menjadi seperti merek generik untuk AMDK. Saat ini, terdapat 14 pabrik yang memproduksi Aqua dengan kepemilikan berbeda-beda (3 pabrik dimiliki oleh PT Tirta Investama, 10 pabrik dimiliki oleh PT Aqua Golden Mississippi, dan pabrik di Berastagi, Sumatra Utara dimiliki oleh PT Tirta Sibayakindo).
Sejak tahun 1998, Aqua sudah dimiliki
oleh perusahaan multinasional dalam bidang makanan dan minuman asal Prancis,
Grup Danone, hasil dari penggabungan PT Aqua Golden Mississippi dengan Danone. Aqua didirikan oleh Tirto Utomo
(1930-1994), warga asli Wonosobo yang setelah keluar bekerja dari Pertamina,
dan bekerja di Petronas, mendirikan usaha air minum dalam kemasan (AMDK). Tirto berjasa besar atas perkembangan
bisnis atau usaha AMDK di Indonesia, karena sebagai seorang pionir maka
Almarhum berhasil menanamkan nilai-nilai dan cara pandang bisnis AMDK di
Indonesia.
Aqua untuk saat ini merupakan market leader dalam medan persaingan berbagai produk air mineral di Indonesia. Posisinya yang kuat disebabkan oleh faktor Aqua sebagai produk air mineral yang pertama kali hadir di Indonesia serta strategi promosi dan pemasaran yang gencar. Metode promosi yang digunakan adalah terutama melalui iklan di media elektronik dan cetak, mensponsori berbagai acara, serta instalasi iklan billboard secara luas.
Dalam pemasarannya, grup distribusi Aqua memiliki jaringan distribusi air mineral yang terluas di Indonesia, yang mana menembus sampai hampir ke setiap sudut kepulauan. Jumlah titik stok (gudang) semakin diperbanyak secara agresif sejak tahun 2005, sehingga mampu menyediakan penetrasi pasar yang lebih luas melalui rantai suplai dan penghantaran. Gudang stok ditempatkan pada area-area yang memiliki outlet retail yang banyak, termasuk pasar tradisional, sehingga setiap gudang dapat melayani masing-masing area geografis dalam waktu yang sesingkat mungkin.
Awal pendirian
PT Aqua Golden Mississippi didirikan pada tahun 1973 di Indonesia. Ide mendirikan perusahaan AMDK timbul ketika Tirto bekerja sebagai pegawai Pertamina pada awal tahun 1970-an dan pegawai Petronas pada awal dekade 1980-an. Ketika itu Tirto bertugas menjamu delegasi sebuah perusahaan Amerika Serikat. Namun jamuan itu terganggu ketika istri ketua delegasi mengalami diare yang disebabkan karena mengonsumsi air yang tidak bersih. Tirto kemudian mengetahui bahwa tamu-tamunya yang berasal dari negara Barat tidak terbiasa meminum air minum yang direbus, tetapi air yang telah disterilkan.
Ia dan saudara-saudaranya mulai mempelajari cara memproses air minum dalam kemasan di Bangkok, Thailand. Ia meminta adiknya, Slamet Utomo untuk magang di Polaris, sebuah perusahaan AMDK yang ketika itu telah beroperasi 16 tahun di Thailand. Tidak mengherankan bila pada awalnya produk Aqua menyerupai Polaris mulai dari bentuk botol kaca, merek mesin pengolahan air, sampai mesin pencuci botol serta pengisi air, karena di Indonesia sama sekali tidak ada. Atasan Tirto, Ibnu Sutowo juga mengatakan: "Aneh Tirto iki, banyu banjir kok diobokke dalam botol".
Tirto mendirikan pabrik pertamanya di Pondok Ungu, Bekasi, dan menamai pabrik itu PT Golden Mississippi dengan kapasitas produksi enam juta liter per tahun. Tirto sempat ragu dengan nama PT Golden Mississippi yang meskipun cocok dengan target pasarnya, ekspatriat, tetapi terdengar asing di telinga orang Indonesia. Sebelum bernama Aqua, dahulu bernama Puritas (nama lain dari Pure Artesian Water), yang berlogo daun semanggi. Tetapi, Eulindra Lim, mengusulkan untuk menggunakan nama Aqua karena cocok terhadap imej air minum dalam botol serta tidak sulit untuk diucapkan. Ia setuju dan mengubah merek produknya dari Puritas menjadi Aqua pada bulan Oktober 1974, karena kata Puritas sulit diucapkan. Dua tahun kemudian, produksi pertama Aqua diluncurkan dalam bentuk kemasan botol kaca ukuran 950 ml dengan harga jual Rp. 75, hampir dua kali lipat harga bensin yang ketika itu bernilai Rp.46/liter.
Perkembangan dan akuisisi oleh Danone
Pada tahun 1982, Tirto mengganti bahan baku (air) yang semula berasal dari sumur bor ke mata air pegunungan yang mengalir sendiri (self-flowing spring) karena dianggap mengandung komposisi mineral alami yang kaya nutrisi seperti kalsium, magnesium, potasium, zat besi, dan sodium.
Willy Sidharta, sales dan perakit mesin pabrik pertama Aqua, merupakan orang pertama yang memperbaiki sistem distribusi Aqua. Ia memulai dengan menciptakan konsep delivery door to door khusus yang menjadi cikal bakal sistem pengiriman langsung Aqua. Konsep pengiriman menggunakan kardus-kardus dan galon-galon menggunakan armada yang didesain khusus membuat penjualan Aqua secara konsisten menanjak hingga akhirnya angka penjualan Aqua mencapai dua triliun rupiah pada tahun 1985.
Pada tahun 1984, pabrik Aqua kedua didirikan di Pandaan, Jawa Timur sebagai upaya mendekatkan diri pada konsumen yang berada di wilayah tersebut. Setahun kemudian, terjadi pengembangan produk Aqua dalam bentuk kemasan PET 220 ml. Pengembangan ini membuat produk Aqua menjadi lebih berkualitas dan lebih aman untuk dikonsumsi.
Pada tahun 1995, Aqua menjadi pabrik air mineral pertama yang menerapkan sistem produksi in-line di pabrik Mekarsari. Pemrosesan air dan pembuatan kemasan Aqua dilakukan bersamaan. Hasil sistem in-line ini adalah botol Aqua yang baru dibuat dapat segera diisi air bersih di ujung proses produksi, sehingga proses produksi menjadi lebih higienis.
Pada tahun 1998, karena ketatnya persaingan dan munculnya pesaing-pesaing baru, Lisa Tirto sebagai pemilik PT Aqua Golden Mississipi sepeninggal suaminya Tirto Utomo, menjual sahamnya kepada Grup Danone pada 4 September 1998. Akusisi tersebut dianggap tepat setelah beberapa cara pengembangan tidak cukup kuat menyelamatkan Aqua dari ancaman pesaing baru. Langkah ini berdampak pada peningkatan kualitas produk dan menempatkan Aqua sebagai produsen air mineral dalam kemasan (AMDK) yang terbesar di Indonesia. Pada tahun 2000, bertepatan dengan pergantian milenium, Aqua meluncurkan produk berlabel Danone-Aqua.
Pasca akuisisi
Danone meningkatkan kepemilikan saham di PT Tirta Investama dari 40% menjadi 74%, sehingga Danone kemudian menjadi pemegang saham mayoritas Aqua. Aqua menghadirkan kemasan botol kaca baru 380 ml pada 1 November 2001.
Dari tahun 2001 hingga saat ini 2019
banyak inovasi yang dilakukan oleh Aqua hingga Aqua terpilih menjadi Air
Mineral resmi untuk penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta dan
Palembang. Aqua terus berinovasi sedemikian rupa agar terus menjadi
produk no.1 di Indonesia
4. Nugget
Siapa yang tidak suka nugget? Pastinya
hampir menyukainya yaa.
Nugget adalah dagging yang dicincang ditambahkan bumbu dan adonan tepung kemudian dibentuk dan dibekukan lalu digoreng. Produksi nugget di Industri kini membuat pengguna semakin instan dalam memakai, ketika sedang lapar dapat langsung membelinya di pasar atau mini market terdekat. Instannya nugget yang dijual dipasaran sehingga membuat masyarakat membeli banyak stok untuk makana dirumah dan langsung digoreng.
Merek nugget yang ada dipasaran seperti
C fiesta, belfoos, so good. Nah, ternyata dari respon yang terbanyak adalah C
fiesta. Yuk simak penjelasan dibawah ini.
PT Charoen Pokphand Indonesia mengembangkan bisnis di bidang industri pengolahan makanan berbahan baku ayam dengan membuka pabrik di daerah Cikande, Serang, yang merupakan salah satu pabrik pengolahan ayam termodern di Indonesia.
CP Food Indonesia memiliki standar
pengolahan produk dengan standar internasional antara lain :
- Pengawasan
quality control (QC) yang ketat
- Menerapkan
sistem ISO 9001:2008, HACCP (Hazard Analytical Critical Control Point),
dan FSSC 22000 (ISO 22000:2005 dan PAS 220:2008)
- Diproses
dalam suhu terkontrol
- Diproses
dengan mesin pengolahan makanan high technology yang canggih modern
- Higienis,
dengan minimalisasi peran tangan karyawan selama proses. Produk matang
dibekukan dengan sempurna
- Suhu
kondisi penyimpanan dan pendistribusian selalu dalam keadaan yang beku
- Menggunakan
daging ayam pilihan dan bahan lainnya
- Diolah
dengan bumbu - bumbu pilihan.
- Fasilitas
laboratorium berteknologi tinggi yang memadai
- Pengembangan
produk yang handal oleh R & D
CP Food Indonesia berkomitmen
menghasilkan produk-produk berkualitas, maka produk- produk yang dihasilkan
sudah memiliki sertifikat dan terdaftar pada:
- Sertifikat
ISO 9001 versi 2008 & HACCP versi CODEX
- Sertifikat
Halal dari MUI
- Terdaftar
di BPOM ( Badan Pengawasan Obat dan Makanan )
- Nomor
KVS (Kontrol Veteriner Slaughter) & nomor TPD (Tempat Pengolahan
Daging dari Departemen Pertanian)
CP Food Indonesia dengan brand Fiesta dan Champ telah memperoleh penghargaan Top Brand yaitu:
TOP BRAND (2008, 2009, 2010)
TOP BRAND KIDS (2009, 2010)
CP Food Indonesia memiliki kantor cabang dengan nama PT Primafood International di Medan, Palembang, Banten, Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya.
Dengan kualitas produk yang baik, produk GOLDEN FIESTA, FIESTA, CHAMP, dan OKEY layak dijadikan makanan pilihan keluarga.
Fiesta Nugget merupakan produk
terbaik asli fiesta. Fiesta Nugget Pok-Pok terbuat dari
potongan daging ayam terbaik dan terpilih yang diproses dengan cara dipotong
kecil-kecil. Fiesta Nugget Pok-Pok diolah dengan dengan tepung
berbumbu pilihan yang membuat citarasa Fiesta Nugget Pok-Pok semakin
renyah dan gurih dimulut. Cocok untuk saat bersantai bersama keluarga.
Komposisi :
Daging ayam
Air
Tepung batter
Tepung breader
Minyak nabati
Tepung terigu
Rempah-rempah
Susu skim
Sekuestran ( natrium tripolifosfat )
INFORMASI NILAI GIZI / NUTRITION FACTS |
|||
Takaran saji / serving size |
100 gr
|
||
Jumlah sajian perkemasan / serving size per
container
|
5
|
||
Jumlah persajian / Amount per serving
|
|||
Energi Total / Total Calories
|
330 kkal
|
||
Energi dari Lemak / Calories from Fat
|
200 kkal
|
||
Lemak Total / Total Fat
|
22 gr
|
35%
|
|
Lemak Jenuh / Saturated Fat
|
8 gr
|
44%
|
|
Protein / Protein
|
14 gr
|
23%
|
|
Karbohidrat total /Total CarbohydrateSerat pangan
|
20 gr
2 gr
|
7% 8%
|
|
Natrium / Sodium
|
860mg
|
37%
|
|
Rasanya yang enak dan banyak varians
inilah yang membuat masyarakat memilih produk C fiesta dan harganyapun
terjangkau. Produk-produk c fiesta:
Selain CFiesta nugget , CP Food
memproduksi banyak produk lainnya:
1. CHAMP Beef Ball
2.
CHAMP Beef Sausage
3.
CHAMP Burger
4.
CHAMP Chicken Ball
5.
CHAMP Beef Ball
6.
FIESTA Bakso Keju
7.
FIESTA Bakso Kuah Rasa Ayam Bawang
8.
FIESTA Bakso Sosis
9.
FIESTA Baso Kuah Ayam Special
10.
FIESTA Batter Coated
11.
FIESTA Beef Slice
12.
FIESTA Cheese Sausage
13.
FIESTA Cheesy Chicken Broccoli
14.
FIESTA Bakso Keju
15.
FIESTA Bakso Kuah Rasa Ayam Bawang
16.
Dan masih banyak lagi.
5. Sabun Muka
Sabun muka adalah salah satu produk penting yang bermanfaat untuk menghilangkan kotoran dan kulit mati serta menjaga kebersihan kulit. Ada berbagai sabun muka yang fungsinya disesuaikan dengan masalah kulit, misalnya mencegah jerawat, untuk kulit sensitif, bahkan sabun muka yang dibuat khusus pria.
Tipe dan jenis muka manusia sangat
bervariasi, ada yang normal,oil,sensitive. Pemilihan produk muka sangat
selektif dan banyak sekali produk-produk yang menggiurkan dan sering
mengganti-ganti sabun muka. Promosi yang ditawarkan seperti halnya untuk mencerahkan
wajah, menghilangkan flek hitam, menghilangkan jerawat,debu, dll..
Produk yang sering ditemukan seperti
garnier,ponds,clean and clear,acnes, dll.. Ternyata dari 64 tanggapan yang memilih
terbanyak ada pada produk garnier yaitu 14 orang. Sisanya menjawab sangat
bervariasi.
Sabun garnier tidak dikhususkan untuk
wanita saja namun untuk priapun punya rangkaiannya, tahun 1904, Garnier
didirikan oleh Alfred Amour Garnier di Blois, Paris. Bermula dari produk
perawatan rambut dengan bahan dasar alami, Garnier terus berkembang dan mulai
menggeluti dunia perawatan kulit. Garnier percaya alam telah menyediakan solusi
terbaik udah perawatan diri, sehingga produk Garnier selalu menggunakan bahan
alami. Banyak sekali produk yang diluncurkan
garnier seperti Skin care, garnier men, hair and body. Banyaknya variasi yang
ditawarkan oleh garnier sehingga produk ini terkenal dan diminati oleh banyak
orang.
Salah satu komposisi garnier:
Aqua/water, glycerin, myristic acid,
palmitic acid, stearic acid, potassium hydroxide, lauric acid, glyceryl
distearate, glyceryl stearate, kaolin, benzyl salicylate, citrus medica
limonium extract/lemon fruitextract,limonene,linalool methyl-isothiazolinone,PEG-14m,tetrasodium EDTA, parfum/fragrance (645631/1).
Dapat disimpulkan ketika ingin menjual produk hal-hal yang harus diperhatikan seperti kualitas produk. ketika ingin membuka usaha makanan perhatikan rasa dari makanan yang akan dijual dan juga perhatikan apa minat yang sebagian kalangan sukai lihat peluang yang ada kemudian tambahkan ide kreatif untuk menarik pelanggan. ketika kualitas dari produk sudah terpikat maka akan timbul kepuasaan dari pelanggan dan tak hanya itu perhatikan juga harga yang akan dijual. Buatlah Produksi dengan biaya seminimal mungkin supaya harga yang dijual tidak terlalu mahal, karena masyarakat Indonesia lebih menyukai harga murah dan kualitas baik. Setelah produk tersebut laris teruslah berjualan dengan membuat varians-varians baru supaya produk tidak lenyap buat brand yang bisa memikat hati pelanggan maka dari itu dibutuhkan kreatifitas, ketika produk lama sudah tertinggal zaman harus segera membuat produk baru yang mengikuti perkembangan zaman. Bukan hanya dari segi penjualan makanan saja disini juga ada peneliti tentang sabun muka, nah sama saja sebetulkan kitapun harus tau apa yang dibutuhkan masyarakat bisa menggunakan sampling penyebaran kuesioner jika ingin membuat produk supaya lebih tau minat apa saja yang diinginkan.
Cukup sekian pemaparan yang saya buat, kurang lebihnya mohon maaf, TERIMAKASIH.




